Selasa, 08 Maret 2011

Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar


 Dari sejumlah studi yang telah dilakukan, menunjukkan bahwa internet memang bisa dipergunakan sebagai media pembelajaran, seperti studi yang telah dilakukan oleh Center for Applied Special Technology (CAST) pada tahun 1996, yang dilakukan terhadap sekitar 500 murid kelas lima dan enam sekolah dasar. Ke 500 murid tersebut dimasukkan dalam dua kelompok yaitu kelompok eksperimen yang dalam kegiatan belajarnya dilengkapi dengan akses ke internet dan kelompok kontrol. Setelah dua bulan menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mendapat nilai yang lebih tinggi berdasarkan hasil tes akhir.
Dengan demikian, dalam pemanfaatannya internet dapat digunakan guru untuk kepentingan pembelajaran. Adapun teknik guru memanfaatkan internet untuk kegiatan pembelajaran tersebut dapat melalui kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
           
§  Guru menyusun bahan belajar mandiri melalui internet
§  Mengemas bahan belajar mandiri menjadi bahan belajar online
§  Memonitor kegiatan belajar siswa dan rajin berkomunikasi dengan masing-masing-masing  individu siswa
§  Membuat tugas-tugas yang terencana, sistematis dan berkesinambungan yang harus dikerjakan siswa melalui internet
§  Mendorong siswa untuk saling berkomunikasi dengan membuat program diskusi
§  Mengkondisikan siswa untuk belajar secara mandiri.
§ 
Para siswa dapat mengakses secara online dari berbagai perpustakaan, museum, database, dan mendapatkan sumber primer tentang berbagai peristiwa sejarah, biografi, rekaman, laporan, data statistik, atau kutipan yang berkaitan dengan pelajaran.
§  Siswa dapat berperan sebagai seorang peneliti, menjadi seorang analis, tidak hanya konsumen informasi saja
§  Siswa juga dapat belajar bekerjasama (collaborative) satu sama lain. Mereka dapat saling berkirim e-mail (electronic mail) untuk mendiskusikan bahan ajaran
            Pemanafaatan internet untuk pendidikan dan pembelajaran tidak hanya untuk pendidikan jarak jauh, akan tetapi juga dikembangkan dalam sistem pendidikan konvensional. Kini sudah banyak lembaga pendidikan terutama perguruan tinggi yang sudah mulai merintis dan mengembangkan model pembelajaran berbasis internet dalam mendukung sistem pendidikan konvensional. Namun suatu inovasi selalu saja menimbulkan pro dan kontra. Yang pro dengan berbagai dalih meyakinkan akan manfaat kecanggihan teknologi ini seperti;, memudahkan komunikasi, sumber informasi dunia, memudahkan kerjasama, hiburan, berbelanja, dan kemudahan aktivitas lainnya. Sebaliknya yang kontra menunjukan sisi negatifnya, antara lain: biaya relatif besar dan mudahnya pengaruh budaya asing. Internet sebagai media baru ini juga belum begitu familier dengan masyarakat, termasuk personil lembaga pendidikan. Oleh karena itu sangat perlu terus dilakukan kajian, penelitian, dan pengembangan model e-learning.
            Pemanfaatan Internet sebagai sistem e-learning memiliki beberapa kelebihan :
§  Memungkinkan terjadinya distribusi pendidikan ke seluruh penjuru tanah air
§  Proses pembelajaran tidak terbatas oleh waktu seperti halnya tatap muka biasa
§  Pembelajaran dapat memilih topic atau bahan ajaran yang   sesuai dengan keinginan dan kebutuhan masing-masing
§  Lama waktu belajar juga tergantung pada kemampuan masing-masing pembelajar/siswa
§  Adanya keakuratan materi pembelajaran
            Pemanfaatan Internet sebagai sumber belajar bagi guru, siswa, dosen, atau mahasiswa  akan tercapai, jika semuanya mempunyai akses yang mudah. Tersedianya kemudahan dalam akses komunikasi akan memudahkan virtual University tercapai. Sarana e-mail merupakan salah satu sarana yang mutlak sebagai awal dari cyber-education.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar