Selasa, 08 Maret 2011

Media Visual dalam Pembelajaran PAI


Pembelajaran sebagai upaya terencana dalam membina pengetahuan, sikap dan keterampilan para siswa melalui interaksi siswa dengan lingkungan belajar yang diatur oleh guru pada hakikatnya mempelajari lambang-lambang verbal dan visual, agar diperoleh makna yang terkandung di dalamnya. Lambang-lambang tersebut dicerna, disimak, oleh siswa sebagai penerima pesan yang disampaikan guru. Oleh karena itu, pembelajaran dikatakan efektif apabila penerima pesan (siswa) dapat memahami makna yang disampaikan oleh guru sebagai lingkungan belajarnya.
Media Visual yaitu media yang hanya dapat dilihat, dan yang  termasuk dalam kelompok media visual misalnya adalah foto, gambar, poster, grafik, kartun, liflet, buklet, torso, film bisu, model 3 dimensi seperti diorama, moke-up dan sebagainya. Media berbasis visual memegang peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran. Media visual dapat memperlancar pemahaman dan memperkuat ingatan. Visual dapat pula menumbuhkan minat dan dapat memberikan hubungan antara isi pelajaran dengan dunia nyata.
            Media visual sebagai jenis media yang memiliki basis gambar dan tulisan tentunya memiliki kelebihan dalam hal penyajian informasi yang memerlukan visualisasi dalam bentuk gambar bagi yang dapat melihatnya. Akan tetapi ia memiliki kelemahan ketika audiensnya membutuhkan informasi yang berbentuk auditori, terlebih bagi mereka yang tidak dapat mendengar.
            Kelebihan lain dari jenis-jenis media visual adalah lebih praktis jika di bawa kemana-mana dan tidak banyak membutuhkan peralatan yang berat dan mahal. Dari sisi pengadaan dan pembuatannya juga dapat lebih simpel dan juga praktis. Contoh media berbasis visual tersebut seperti media grafis dan media gambar fotografi. Media grafis terdiri atas (a) bagan, (b) diagram, (c) grafik, (d) poster, (e) kartun, dan (f) komik.
a. Bagan         
            Bagan adalah kombinasi dari berbagai  media grafis dan media gambar yang dirancang untuk memvisualisasikan hubungan antara fakta-fakta pokok atau gagasan-gagasan pokok dengan cara teratur dan logis. Bentuk-bentuk yang khas misalnya bagan pohon, bagan arus dan bagan table. Sebagai contohnya adalah bagan tentang pembagian jenis ibadah sebagai berikut:

Gambar: Bagan Struktur

b. Diagram
            Diagram merupakan penggambaran yang disederhanakan dirancang untuk mempertunjukkan hubungan timbal balik terutama dalam arti garis-garis dan lambang-lambang. Diagram tingkat abstraknya lebih tinggi dan mempunyai paling sedikit rincian. Oleh sebab itu diperlukan latar belakang informasi sebelum dapat dipergunakan secara efektif.
Gambar: Diagram Alur

c. Grafik
            Grafik merupakan penyajian visual dari data berangka, memperlihatkan hubungan kuantitaif yang lebih efektif dari pada medium lain, akan tetapi sebagaimana halnya dengan diagram, grafik juga memerlukan latar belakang pengalaman serta informasi supaya menjadi efektif sebagai alat pembelajaran. Bentuk-bentuk khususnya adalah grafik garis, batang, dan grafik gambar.
Contoh dari media grafik adalah sebagai berikut:

d. Poster
            Poster  adalah ilustrasi gambar yang disederhanakan di dalam ukuran besar dirancang untuk menarik perhatian pada gagasan pokok, fakta atau peristiwa. Poster merupakan perpaduan antara kesederhanaan dan dinamis. Fungsi utamanya adalah untuk membangkitkan motivasi, minat, ingatan dan iklan.

Gambar: Poster
Poster yang baik harus dinamis, menonjolkan kualitas. Poster harus sederhana tidak memerlukan pemikiran bagi pengamat secara rinci harus cukup kuat untuk menarik perhatian , bila tidak akan hilang kegunaannya.

Kesederhanaan desain dan sedikit kata-kata yang dipergunakan, mencirikan poster-poster yang berwatak kuat, serta komposisi, warna, dan teknik adalah unsure pokok di dalam penyajian poster yang efektif. Disamping imajinasi kreatif, ditambah dengan pemusatan perhatian yang bagus, akan membantu penyampaian gagasan yang efektif.

e. Kartun
            Kartun merupakan penyajian atau karikatur tentang orang, gagasan atau situasi yang dirancang guna mempengaruhi opini masyarakat. Kartun politik contoh salah satunya, merupakan sumber-sumber informasi dengan suatu dampak visual yang kuat didasarkan pada lelucon, penggambaran yang tajam serta kompak. Ada beberapa bukti bahwa kartun sangat berharga dipergunakan dalam pembelajaran pada tahapan menengah dari pada tahapan dasar, disebabkan karena kartun-kartun komersial dipersiapkan khusus untuk orang dewasa.
Gambar: Kartun
Penggunaan kartun dalam pembelajaran akan lebih efektif, apabila mempertimbangkan hal-hal seperti: (a) pemakaiannya sesuai dengan tingkat pengalaman, dan karakteristik siswa atau audiens yang  sedang menggunakannya, (b) kesederhanaan, yaitu berisi hal-hal yang penting-penting saja, dan (c) lambang yang jelas, yaitu isinya tidak terlalu abstrak melainkan harus jelas dan mudah dikenal dan dimengerti.

f. Komik
            Komik adalah suatu bentuk kartun yang mengungkapkan karakter dan memerankan suatu cerita dalam urutan yang erat dihubungkan dengan gambar dan dirancang untuk memberikan hiburan pada para pembaca

Perbedaan komik dengan kartun adalah kartun sangat bergantung pada dampak penglihatan tunggal sementara komik terdiri dari berbagai situasi cerita bersambung. Perbedaan lainnya, komik lebih bersifat humor, sedangkan kartun lebih pada visualisasi yang bersifat sindiran dalam masalah politik dan social.

Gambar: Komik
Jenis-jenis media visual seperti yang disebutkan di atas, yaitu gambar, peta, sketsa, diagram, grafik, foto adalah dapat dimanfaatkan dan digunakan guru dalam pembelajaran, seperti untuk penyajian materi pembelajaran geografi, sejarah, matematik, dan lain sebagainya.
Dalam pembelajaran pendidikan Agama Islam, media-media tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk pembelajaran materi fiqih, seperti belajar tata cara wudhu, sholat, yaitu dengan melihat gambar praktek wudhu dan sholat. Dan juga pada penyajian materi pembelajaran fiqih mawaris dalam penyajian furudhul muqoddaroh yaitu pembagian waris dengan melihat diagram alur bagian masing-masing ahli waris. Serta pada materi-materi lainnya yang sesuai dengan karakteristik media tersebut.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar